PHOTOBLOG Kurnia Septa

Hanya sekedar photo dari sebagian cerita kehidupan

  • Beranda
  • Blogger
  • Blogdetik
  • Wordpress
  • Kompasiana
  • Tumblr
  • Multiply
  • Twitter
  • Facebook
  • Plurk
  • RSS
    • Edit
    • Delete
    • Tags
    • Autopost

    Ledok Selip Gabah

    Foto1016

    Gabah atau padi adalah asal mula dari beras yang kita makan setiap
    hari. Untuk menjadi butiran beras yang putih itu gabah diselip.
    Fungsinya adalah mengelupas kulitnya atau merang.

    Inilah adalah photo yang saya ambil di depan rumah, ketika sedang
    menyelipkan gabah. Alhamdulillah, keluarga saya adalah petani, hampir
    tidak pernah membeli beras. Setiap panen sebagian dijual dan sebagian
    disimpan. Suatu ketika beras habis, menyelipkan sendiri.

    Zaman dulu orang menggunakan lesung untuk mengelupas kulit gabah
    sehingga menjadi beras. Lalu ada gudang selip beras, namanya saya
    lupa. Yaitu orang harus membawa gabah ke tempat pengilingan/selip
    beras. Bisa dipastikan, dulu orang yang punya selipan gabah pasti
    kaya. Ia dapat bekatul dari olahan selip gabah itu, dan kadang
    mendapatkan ongkos. Serta jumlah selipannya terbatas.

    Sekarang untuk menyelip gabah sungguh mudah. Orang membuat modifiksi
    ledok yang digerakan mesin diesel untuk keadaaraan dan mengerakan alat
    pengiling atau selip. Mereka keliling dan orang bisa memanggilnya
    untuk menyelipkan gabahnya. Tanpa diberi upah, si penyelip mendapatkan
    bekatul yang bisa dijual untuk pakan ternak.

    Posted by @kurniasepta | http://kurniasepta.blogspot.com

    • 4 September 2011
    • Views
    • Permalink
    • Tweet
    • 7 responses
    • Like
    • Comment
    9 months ago Abid responded:
    di tempatku jenenge SELEP bukan selip mas
    9 months ago Kurnia Septa responded:
    Kurnia Septa
    lidah jawa, selip atau selep kata bakunya saya juga gak ngerti
    9 months ago Antyo Rentjoko responded:
    Antyo Rentjoko
    Cerita yang menarik dan sejauh saya tahu jarang diungkap dalam kelas sekolah di perkotaan. :)
    9 months ago Antyo Rentjoko responded:
    Antyo Rentjoko
    Orang Jawa mefalkannya "slèp" dan "se-lèp". Dari bahasa Belanda "slijp" (baca: "slèip") yang artinya menggiling (grinding). Lantas nama tempatnya disebut "selèpan". :D
    9 months ago Kurnia Septa responded:
    Kurnia Septa
    Makasih ilmunya. Ada kok istilah selepan yang di gudang, saya pernah dengar. Tapi lupa. Dan maksih juga sudah ditulis di dagdigdug :)
    9 months ago Antyo Rentjoko responded:
    Antyo Rentjoko
    Sama-sama. Kembali kasih, Pak Guru. :)

    2011/9/5
    7 months ago teguh_taxy@yahoo.com responded:
    numpang iklan gan,ane punya selep pari arep tak dol.tak tawakne 25 jt tok gan,nex remen tel 085326509655
  • Kurnia Septa's Space

    Blogger, penikmat sosial media. Kesehariannya mengajar di sekolah dasar. Hanya menggunakan kamera HP biasa untuk memotret, bercerita, memunculkan ide dari sebuah photo. Blog personalnya bisa ditemui di http://kurniasepta.com

  • About Kurnia Septa

    Blogger, penikmat sosial media. Kesehariannya mengajar di sekolah dasar. Hanya menggunakan kamera HP biasa untuk memotret, bercerita, memunculkan ide dari sebuah photo. Blog personalnya bisa ditemui di http://kurniasepta.com

  • Subscribe via RSS

    Archive

    2012 (31)
    May (4)
    April (5)
    February (7)
    February (10)
    January (5)
    2011 (113)
    December (4)
    November (3)
    October (6)
    September (3)
    August (5)
    July (1)
    June (4)
    May (6)
    April (13)
    March (5)
    February (9)
    January (54)
    2010 (308)
    December (94)
    April (1)
    April (95)
    March (110)
    February (4)
    January (4)
    2009 (48)
    December (7)
    November (4)
    October (4)
    September (2)
    August (2)
    July (2)
    June (3)
    May (2)
    April (2)
    March (4)
    February (6)
    January (10)
    2008 (16)
    December (16)
  • Follow Me

      TwitterFacebookBuzzJaikuPlurkLinkedInFriendfeedmetaweblog

Theme created for Posterous by Obox